BANDUNG — Setelah melewati perjalanan panjang di skena metal Bandung, Amora Savage kembali menunjukkan eksistensinya lewat single terbaru bertajuk “ALTAR”.
Comeback tersebut ditandai dengan perilisan video musik resmi “ALTAR” pada 26 September 2026 melalui kanal YouTube Amora Savage Official. Rilisan ini menjadi penanda fase baru bagi band yang telah melewati lebih dari dua dekade perjalanan di ranah musik underground Bandung.
Video musik “ALTAR” sebelumnya diperkenalkan melalui premiere hearing session dalam rangkaian acara Band T-Shirt Day yang berlangsung di BadakSinga 6 Communal Space, Bandung.
Momen tersebut menjadi ruang bagi Amora Savage untuk kembali memperkenalkan karya mereka sekaligus mempertemukan musik, visual, dan kultur komunitas yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan band.
Amora Savage memiliki sejarah yang cukup panjang. Band ini awalnya terbentuk pada 2005 dengan nama Minerva, sebelum berganti nama menjadi Amora pada 2006. Sejak 2008, mereka kemudian menggunakan nama Amora Savage hingga sekarang.
Perjalanan selama bertahun-tahun tersebut tidak selalu berjalan tanpa jeda. Pergantian personel dan periode vakum sempat menjadi bagian dari perjalanan band sebelum akhirnya kembali melanjutkan aktivitas bermusik.
Berangkat dari kultur underground Bandung, Amora Savage membangun karakter musik dengan pengaruh dari berbagai spektrum metal dan heavy music. Kini, “ALTAR” menjadi salah satu penanda keberlanjutan perjalanan mereka sekaligus pintu masuk menuju fase berikutnya.
Tak hanya mengandalkan musik, video “ALTAR” juga membawa pendekatan visual yang memperkuat atmosfer dan karakter karya terbaru Amora Savage. Kehadiran video musik ini sekaligus membuka kesempatan bagi pendengar lama untuk menyambut kembali band tersebut, sekaligus mengenalkan Amora Savage kepada pendengar generasi baru.
Sementara itu, versi audio resmi “ALTAR” masih dalam tahap persiapan dan dijadwalkan segera menyusul di berbagai platform streaming digital.
Amora Savage
Saat ini Amora Savage diperkuat oleh Bustarinov (vokal), Adie (gitar), Ivan (gitar), Agam (bass), dan Usenx (drum).
Sepanjang perjalanan mereka, Amora Savage telah merilis sejumlah karya, di antaranya Buried Alive dan 1001. Between Life and Death yang dirilis sebagai demo pada 2013, kemudian Resurrecting The Cursed Light (EP, 2014), serta single Nyanyian Dosa (2023).
Kini, “ALTAR” menjadi rilisan terbaru yang menandai kembalinya Amora Savage ke aktivitas musik setelah perjalanan panjang di skena metal Bandung.
