JAKARTA — Penyanyi dan penulis lagu Aruma resmi merilis EP terbarunya bertajuk Dan Ternyata Aku Cukup pada 3 September 2026 di seluruh platform musik digital. EP berisi lima lagu ini menjadi karya paling personal Aruma sejauh ini, menghadirkan kisah tentang proses berdamai dengan diri sendiri dan menemukan makna "rasa cukup" setelah melewati berbagai fase kehidupan.
Sebelumnya, Aruma lebih dulu memperkenalkan salah satu lagu dalam EP ini melalui single Jalan Buntu. Kini, keseluruhan cerita tersebut hadir utuh dalam sebuah mini album yang ia garap selama kurang lebih satu tahun.
“Aku merasa EP ini bukan cuma kumpulan lagu, tapi seperti potongan-potongan buku harian yang akhirnya bisa aku bagikan ke orang lain,” ungkap Aruma.
Lima Lagu, Lima Fase Emosi
EP Dan Ternyata Aku Cukup menghadirkan lima lagu yang masing-masing merepresentasikan emosi dan perjalanan hidup yang berbeda, namun tetap terhubung dalam satu benang merah: belajar menerima diri apa adanya.
Tracklist EP Dan Ternyata Aku Cukup:
Pura-Pura Hidup Lagi
Jalan Buntu
Senyum Pada Sepi
Semoga Nanti
Bulan Separuh
Menurut Aruma, tidak semua lagu lahir dari pengalaman yang sama. Sebagian berasal dari cerita yang telah lama ia simpan, sementara lainnya muncul dari pengalaman yang lebih baru.
“Ketika semua lagu dikumpulkan, aku baru sadar kalau ternyata semuanya sedang menceritakan perjalanan yang sama,” katanya.
Tentang "Rasa Cukup" yang Akhirnya Ditemukan
Judul Dan Ternyata Aku Cukup dipilih bukan sekadar menjadi nama EP, melainkan kesimpulan dari perjalanan emosional yang ia alami beberapa tahun terakhir.
Aruma mengaku pernah berada di fase ketika merasa harus menjadi sosok tertentu agar diterima, dicintai, atau dianggap cukup oleh orang lain. Namun kini, ia sampai pada kesadaran bahwa kekurangan bukan alasan untuk terus meragukan nilai dirinya.
“Kalimat ‘dan ternyata aku cukup’ memberiku kesadaran bahwa aku tidak perlu terus-menerus membuktikan nilai diriku kepada siapa pun.”
Pesan tersebut menjadi inti dari seluruh lagu yang ada dalam EP ini.
Lebih Intim Dibanding EP Bertumbuh
Berjarak dua tahun dari EP sebelumnya, Bertumbuh, Aruma menilai karya terbarunya memiliki pendekatan yang jauh lebih intim dan introspektif.
Jika sebelumnya ia banyak mempertanyakan arah hidup dan identitas dirinya, kini ia merasa sudah berada di titik yang lebih tenang.
“Kalau dulu aku banyak bertanya, ‘Aku harus menjadi siapa?’ Sekarang aku mulai bisa bilang, ‘Mungkin aku tidak perlu menjadi siapa-siapa selain diriku sendiri.’”
Perubahan itu juga tercermin dari sisi musikal. Aruma mengeksplorasi warna musik yang lebih hangat, sederhana, dan dekat dengan cerita yang ingin ia sampaikan.
Jeda Dua Tahun untuk Menjalani Hidup
Aruma mengatakan jeda selama dua tahun bukan berarti ia berhenti berkarya. Sebaliknya, ia memilih memberi ruang bagi dirinya untuk mengalami kehidupan sebelum menuliskannya menjadi lagu.
Baginya, tidak semua cerita bisa dipahami jika dituangkan terlalu cepat.
“Aku sedang menjalani hidup dan mengumpulkan cerita. Ketika akhirnya merasa punya sesuatu yang ingin aku sampaikan, lagu-lagu ini datang dengan sendirinya.”
Ia pun tidak ingin mengulang pola produktivitas seperti tahun 2024, ketika merilis EP dan album dalam waktu berdekatan. Kali ini, Aruma memilih menikmati proses dan memastikan setiap karya memiliki alasan untuk hadir.
Aruma Ingin Pendengarnya Menemukan Diri Mereka Sendiri
Melalui Dan Ternyata Aku Cukup, Aruma berharap setiap pendengar bisa menemukan potongan kisah mereka sendiri di dalam lagu-lagunya.
Mulai dari mereka yang sedang berusaha bangkit lewat Pura-Pura Hidup Lagi, merasa terjebak di Jalan Buntu, belajar berdamai melalui Senyum Pada Sepi, menyimpan harapan dalam Semoga Nanti, hingga merasa belum utuh seperti Bulan Separuh.
Aruma juga menyampaikan pesan bahwa tidak apa-apa jika proses untuk sembuh dan menerima diri membutuhkan waktu.
“Semoga setelah mendengarkan EP ini, kalian juga bisa sampai di satu titik ketika bisa berkata kepada diri sendiri: dan ternyata, aku cukup.”
