Jerman , 18 September — Ada lagu yang lahir dari patah hati, ada pula yang lahir dari jatuh cinta. Bagi Réna, Teach Me How To Love You lahir karena “dia” hadir. Single debut ini terinspirasi dari kedekatan Réna dengan anjing kesayangannya, yang membuatnya melihat kasih sayang dari sudut pandang yang berbeda. Hidup bersama seekor hewan membuat Réna menyadari bahwa menyayangi bukan hanya soal merawat, tetapi juga tentang belajar memahami cara mereka berkomunikasi, menunjukkan rasa nyaman, dan hadir dalam keseharian.
“Aku rasa kita sering menganggap bahwa kita sudah tahu bagaimana cara menyayangi,” ujar Réna. “Tapi ketika hidup bersama seekor hewan, aku justru merasa seperti harus belajar lagi dari awal. Mereka punya cara sendiri untuk menunjukkan rasa sayang, dan kita yang harus belajar memahaminya.” Secara musikal, Teach Me How To Love You berada di antara indie folk dan acoustic pop. Lagu ini dibangun dengan gitar akustik dan vokal Réna yang lembut, sementara produksinya dibuat sederhana agar lirik dan ceritanya tetap menjadi fokus utama.
Meski berangkat dari hubungan Réna dengan anjingnya, Teach Me How To Love You tidak hanya bercerita tentang hewan peliharaan. Lagu ini menjadi refleksi tentang bagaimana kedekatan tumbuh melalui perhatian, kesabaran, rutinitas, dan kehadiran. Bagi Réna, rasa sayang tidak selalu perlu ditunjukkan lewat gestur besar. Terkadang, ia hadir dalam hal-hal kecil yang dilakukan setiap hari.
Teach Me How To Love You menjadi pembuka dari Soliloquies, proyek debut Réna yang mengeksplorasi berbagai bentuk cinta, kedekatan, dan hubungan yang membentuk cara kita memahami diri sendiri maupun orang lain. Proyek ini akan dirilis secara bertahap melalui sejumlah single sepanjang tahun mendatang.
